Author

 

I am nobody. Bukan siapa-siapa. Hanya seseorang yang ingin menuliskan sesuatu. Ide baru. Atau, “sampah” baru. Saya tak tahu. Siapa (yang) tahu?

Ibu dan ayah memberi nama Andri Indradie. Beberapa bulan kemudian −karena saya lahir tiba-tiba menjadi Katolik− saya mendapatkan nama babtis “Ignatius”. Jadi, nama saya Ignatius Andri Indradie. Tapi, apa artinya? Tidak ada. Saya hanya punya nama. Itu saja. Kita lahir telanjang, berbentuk daging dan darah. Bukan siapa-siapa. Kita tak beragama. Tak berpakaian. Tak bernama. Tak berharta. Kita hanya menangis. Kita hanya sebuah anugerah.

Oya, sehari-hari, saya menulis untuk dan bekerja di www.kontan.co.id. Di sinilah tempat saya memperoleh “pendapatan”. Di luar itu, saya memperoleh PENDAPATAN. Pendapatan yang bukan hanya sekadar uang. Karena pekerjaan bukan hanya perkara mendapatkan uang. Di tempat itu, saya menemukan teman, kesempatan berkreasi, dan −terutama− saya belajar paham bahwa bekerja merupakan perkara “memberikan yang terbaik untuk orang lain”.

Karena itu, saya bersyukur. Sungguh bersyukur. Tubuh saya sehat dan lengkap. Saya bersyukur oleh karena teman-teman, karena bisa memberi, karena bisa berkarya untuk orang lain, karena bisa berpikir sehat. Saya bersyukur karena saya mampu bersyukur. Saya bersyukur bisa melihat sesuatu yang mungkin tidak bisa dilihat orang lain.

Di saat senggang, saya membaca buku, bermain gitar, atau bersepeda. Bukan penggila buku, atau lihai bermain gitar, atau setiap waktu selalu bersepeda. Tidak. Tidak begitu. Di saat senggang, saya juga melamun atau tidur. Ini yang sering terjadi, malah.

Tidak susah menghubungi saya. Sila hubungi melalui secretneedwords@gmail.com. Saya kira, begitu saja pengantar tentang siapa saya. Dengan senang hati jika ada yang menghubungi saya. Karena orang lain, apalagi bisa menjadi teman baru, bagi saya selalu sebuah berkah.

Terima kasih.

Advertisements